Datsun Bisa Bertahan di Tengah Lesunya Ekonomi Indonesia

Datsun Bisa Bertahan di Tengah Lesunya Ekonomi Indonesia

indriani hadiwidjaja head of datsun indonesia

Nilai tukar rupiah terus merosot terhadap dolar Amerika Serikat. Beberapa waktu lalu bahkan rupiah sempat mencapai angka Rp14.600 per dolar. Kondisi ini jelas memukul industri automotif karena harga komponen ikut naik. Namun produsen yang sudah menggunakan kandungan lokal tinggi pada mobil mereka, sedikit terbantu.

“Datsun masih ada untungnya karena menggunakan lokalisasi komponen cukup tinggi. Semua suplier kami juga masih bisa bertahan karena masih menggunakan bahan-bahan lokal,” ujar Indriani Hadiwidjaja, head of Datsun Indonesia kepada Okezone.

Indri menambahkan, saat ini kandungan komponen untuk mobil Datsun GO dan Datsun GO+ mencapai lebih dari 60 persen. Perusahaan yang berada di bawah naungan Nissan Motor Indonesia (NMI) itu akan terus meningkatkan kandungan lokal pada produk Datsun hingga mencapai angka 80 persen.

“Sampai saat ini belum terpengaruh dengan kondisi rupiah yang melemah. Kalau ditanya harga sekarang, hitungan currency berapa. Tapi begini, Datsun di Indonesia itu enggak semua dihitung pakai dolar Amerika, karena ada juga komponen yang dari India, Thailand, bahkan Jepang,” papar dia.

Meski masih mampu bertahan dengan kondisi pasar yang sulit, Indri berharap nilai tukar rupiah segera menguat atau paling tidak kembali ke titik awal sebelum jatuh seperti saat ini.

“Harapannya bisa kembali normal. Kalau saya sih inginnya kembali ke angka Rp9.000 per dolar supaya kondisi ekonomi negaranya juga membaik. Saya percaya pasti bisa, meskipun kondisi ini juga terkait isu ekonomi global kan,” tutup dia.

———————————————————————

Untuk mendapatkan informasi dan Dealer Datsun Madiun Silahkan menghubungi kami : Satria SATRIYA 081335333033 Pin BB : 5FDA8017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *